5 Tips Mengatasi Rasa Kesepian Saat Solo Traveling

Buat yang suka tantangan, solo traveling tentu jadi hal yang wajib dicoba, minimal sekali seumur hidup. Meski dianggap menyenangkan sekaligus menantang bagi sebagian orang, nyatanya rasa deg-degan pasti akan muncul. Belum lagi rasa kesepian karena harus berpetualang seorang diri. Perasaan kesepian memang wajar dirasakan ketika melakukan solo traveling dan seringkali muncul pada saat-saat yang tidak tepat di perjalanan.

Namun, liburan tetap harus berjalan apalagi kalau tiket pesawat ke Bali sudah dipesan. Menghentikan munculnya rasa kesepian saat solo traveling memang susah susah gampang, Tidak ada solusi pasti untuk hal ini. Walau begitu, beberapa hal di bawah ini dapat membantu kita untuk keluar dari perasaan kesepian saat solo traveling.

1. Online media sosial

Jika mendadak merasa kesepian, kamu tinggal mengaktifkan media sosial dan memantau berita terkini. Cobalah untuk melipir ke sebuah kafe atau tempat mana pun yang menyediakan fasilitas WiFi gratis. Kalau perlu, kamu bisa membuat sebuah video mengenai perjalanan solo traveling kamu kali ini.

Dengan berbagi cerita kepada orang lain di media sosial, kamu jadi bisa terhubung dengan teman-temanmu di luar sana. Kamu bisa membuat sebuah Instastory pendek di Instagram dengan diedit terlebih dahulu supaya bisa menarik perhatian follower kamu.

2. Menelepon keluarga atau teman

Sedang bosan main media sosial? Kalau begitu, kamu bisa mencoba menghubungi keluarga atau teman terdekatmu. Bagaimana pun keluarga dan teman-teman adalah orang-orang yang selalu ada untuk kita. Membuat percakapan selama beberapa menit dengan orang tersayang tentu akan membuat kita merasa lebih tenang dan nyaman. Berbincang-bincanglah sebentar dengan keluarga atau temanmu. Semakin banyak topik yang dibicarakan, kita semakin tidak merasa kesepian.

3. Berbicara dengan orang lokal

Bepergian ke tempat yang kurang dikenal memang membuat kita jadi sulit menemukan sesama wisatawan. Padahal kamu berharap bakal ada wisatawan lain yang bisa kamu ajak mengobrol. Jika kenyataannya seperti itu, jangan ragu untuk mengajak ngobrol warga setempat. Selain bisa menghilangkan rasa kesepian saat solo traveling, berbicara dengan warga lokal juga akan menambah wawasan kamu.

Setidaknya kamu jadi bisa mengenal budaya tempat tujuan kamu lebih dalam. Dalam kebanyakan kasus, percakapan ini akan berkembang menjadi persahabatan sehingga menghilangkan berbagai elemen kesepian saat solo traveling. Cobalah tersenyum dan sapalah orang yang kamu temui di sepanjang jalan, terutama saat melintasi perkampungan warga.

4. Dengarkan musik

Jika bosan sendirian di dalam kamar hotel, musik bisa menjadi solusi untuk menghilangkan perasaan kesepian. Musik sejatinya adalah terapi yang luar biasa di setiap perjalanan yang kita lakukan. Cobalah dengarkan musik favoritmu. Kalau perlu dengarkan musik yang dapat membangkitkan semangatmu.

5. Menulis

Menghilangkan rasa kesepian saat solo traveling juga bisa dilakukan dengan menulis. Tak perlu menulis dengan rangkaian kata bak seorang penyair karena yang kamu butuhkan adalah media untuk mencurahkan semua emosi ketika melakukan perjalanan seorang diri. Tulis saja perjalanan liburanmu dalam sebuah buku diary. Atau, kalau kamu membawa laptop, kamu bisa menulisnya dalam blog.

Kedengarannya memang sepele, tapi cara ini nyatanya dapat membantu kita untuk fokus pada hal positif sebanyak mungkin. Tulis semua hal yang kamu inginkan, mulai dari persiapan liburan, destinasi yang dikunjungi, hingga tips solo traveling menurut versi kamu. Dengan begini, kamu jadi punya kenangan yang bertahan sampai seumur hidup.

Sudah tidak ragu lagi untuk mencoba pengalaman solo traveling ‘kan?

Published by Khairil azmi

im a simple man if i have some change i will take it

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *