Yuk, Simak Prosedur Biaya Balik Nama Motor Praktis

Memiliki kendaraan roda dua wajib hukumnya untuk orang-orang dengan mobilitas tinggi, terutama di Jakarta. Pasalnya menggunakan motor dinilai lebih cepat sampai saat kondisi jalan raya padat merayap. Walau setiap tahunnya beberapa pabrik motor mengeluarkan jenis terbaru, tapi tak sedikit orang yang memilih motor bekas karena beberapa keuntungan. Salah satunya harga motor bekas yang jauh lebih murah dibandingkan keluaran terbaru.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli motor bekas, seperti mempersiapkan biaya balik nama motor. Bila ditunda-tunda, Anda akan repot sendiri bolak-balik berurusan dengan pemilik lama untuk mengurus perpanjangan STNK, BPKB dan pembayaran pajak motor tersebut.

Prosedur biaya dan balik nama motor terbilang cukup praktis, bila Anda memahami terlebih dahulu beberapa prosedur sebelum melakukan pengajuan. Lantas, seperti apakah prosedurnya? Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Syarat Pengajuan Balik Nama Motor

Saat mengurus biaya balik nama motor, Anda harurs mempersiapkan beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk balik nama STNK dan BPKB motor. Dokumen yang dibutuhkan untuk balik nama STNK dan BPKB motor sebenarnya hampir serupa. Hanya saja pada syarat balik nama BPKB motor, Anda diminta untuk memberikan salinan pengesahan. Adapun dokumen yang dibutuhkan, yaitu:

1. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi

2. Fotokopi STNK yang telah beralih nama menjadi milik Anda (syarat balik nama BPKB motor).

3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli milik sendiri dan fotokopiannya.

4. Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli beserta fotokopi.

5. Kwitansi pembelian motor yang telah ditandatangani dan ditempel materai beserta fotokopiannya.

6. Fotokopi hasil pengesahan cek fisik kendaraan (syarat balik nama BPKB motor).

Description: Girls on scooter Free Photo

Gambaran Biaya Balik Nama Motor

Jika seluruh dokumen siap diajukan, Anda juga harus memperhitungkan seberapa besar pengeluaran untuk berbagai proses administrasi yang akan dilakukan. Berikut gambaran biaya balik nama motor:

1. Siapkan biaya administrasi sebesar Rp 75.000 hingga Rp 100.000 untuk mengurus biaya balik STNK dan BPKB motor.

2. Siapkan biaya BBN KB sebesar 2/3 pajak kendaraan bermotor (PKB).

3. Siapkan uang sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ).

4. Siapkan uang Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Prosedur Biaya Balik Nama Motor

Perlu Anda ketahui, prosedur biaya balik nama motor itu terbagi menjadi dua. Pertama, Anda harus mengurus balik nama STNK motor, setelah itu baru mengurus balik nama BPKB motor. Tempat mengurusnya pun berbeda, yaitu di kantor SAMSAT (untuk STNK) dan Polda (untuk BPKB). 

a. Kantor Samsat

Saat mengurus balik nama STNK motor, Anda harus membawa beberapa dokumen penting seperti KTP, STNK, BPKB, kwitansi pembelian motor. Dokumen-dokumen tersebut juga harus difotokopi menjadi rangkap dua. Setelah semua dokumen lengkap, petugas SAMSAT akan melakukan cek fisik kendaraan. Selesai melakukan cek fisik pada kendaraan, Anda akan diberikan Nomor Rangka dan Nomor Mesin Kendaraan.

Berikan hasil cek fisik tersebut pada petugas loket beserta biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 30 ribu. Setelah petugas loket memverifikasi berkas cek fisik kendaraan, proses selanjutnya yang Anda lakukan adalah memberikan berkas tersebut ke petugas loket balik nama.

Dokumen yang harus diberikan pada petugas loket balik nama untuk mengurus STNK motor meliputi fotokopi STNK, KTP, BPKB, kwitansi pembelian, dan hasil cek fisik kendaraan beserta fotokopiannya.

Petugas loket akan memberikan jadwal untuk mengurus biaya balik nama motor. Pastikan membawa uang lebih kisaran Rp 1 juta untuk berjaga-jaga bila jumlah nominal yang diminta melebihi dari perhitungan Anda.

b. Polda

Setelah berhasil mengurus biaya balik nama STNK motor, pembayaran selanjutnya yang harus diurus adalah BPKB. Untuk mengurus BPKB, Anda bisa mendatangi Polda terdekat dengan membawa fotokopi KTP, fotokopi STNK dengan nama kepemilikan baru, fotokopi hasil cek fisik kendaraan, fotokopi kwitansi pembelian, dan BPKB asli beserta fotokopiannya.

Anda akan diminta untuk mengisi formulir Bea Balik Nama BPKB dan menyertakan biaya pendaftaran sebesar Rp 80 ribu di loket yang telah tersedia. Setelah selesai mengisi formulir dan melakukan pembayaran, fotokopi terlebih dahulu bukti pembayaran tersebut dan satukan datanya dengan formulir. Berikan dokumen kepada petugas loket balik nama BPKB dan tunggu beberapa hari. Simpan bukti tanda terima untuk nantinya digunakan saat mengambil BPKB yang baru.

Nah itulah prosedur yang harus Anda lakukan saat melakukan biaya balik nama motor. Biar tidak repot, pastikan untuk mengecek kembali kelengkapan dokumen pengajuan ya. Jika dirasa masih belum jelas, Anda juga bisa membaca artikel mengenai simulasi biaya balik nama motor melalui laman situs https://www.cekaja.com/info/berapa-sih-biaya-balik-nama-motor/. Semoga bermanfaat!

Published by Khairil azmi

im a simple man if i have some change i will take it

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *